Tips Aman Membeli Rumah Melalui Developer

Tips Aman Membeli Rumah Melalui Developer Agar Tidak Tertipu

Property

Membeli rumah melalui developer saat ini menjadi pilihan bagi banyak orang. Khususny bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan atau wilayah yang padat penduduk. Karena jumlah lahan dan property yang tersedia akan semakin sedikit, sedangkan permintaan akan kebutuhan tanah dan rumah semakin tinggi setiap tahunnya.

Hal itulah yang menjadi penyebab utama, mengapa masyarakat lebih memilih jasa developer agar mereka dapat memiliki sebuah rumah. Dibandingkan harus membangun sendiri, maka membeli rumah melalui developer jauh lebih mudah dan praktis.

Beberapa Keuntungan Membeli Rumah Melalui Developer

  • Prosesnya simple dan mudah

Membeli rumah melalui developer prosesnya lebih mudah dan simple, di mana Anda tidak perlu direpotkan untuk mencari lahan, membangun rumah ataupun mengawasi dalam proses pembangunan rumah yang membutuhkan waktu berbulan-bulan.

  • Berada di kawasan yang strategis

Biasanya perumahan dibangun di daerah yang sudah memiliki fasilitas publik memadai dan mudah di akses dari jalan raya. Selain itu, juga sudah dilengkapi dengan fasilitas lain seperti listrik dan air bersih.

  • Untuk mendapatkan KPR lebih mudah

Sebagian besar developer bekerjasama dengan pihak bank untuk pendanaan dalam bidang pembangunan yang mereka lakukan, sehingga untuk mendapatkan KPR menjadi lebih mudah.

Hal itu yang menjadi nilai plus tersendiri, karena Anda akan dimudahkan untuk membeli rumah dengan fasilitas kredit, terutama bagi Anda yang belum mampu membeli rumah secara tunai. Anda bisa hitung kredit perumahan sesuai dengan penghasilan setiap bulannya. Sehingga angsuran dapat berjalan lancar tanpa ada suatu kendala.

Namun dari berbagai kemudahan di atas, pembelian rumah melalui developer tetap memiliki sejumlah risiko. Karena terdapat sejumlah kasus nasabah yang mengalami penipuan dari developer yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu membuat kerugian cukup besar, khususnya jika sudah melakukan sejumlah pembayaran dalam proses pembelian rumah tersebut. Agar terhindar dari berbagai jenis penipuan saat membeli rumah melalui developer, maka Anda harus lebih teliti dalam memilih sebuah developer.

Beberapa Tips Agar Terhindar Dari Penipuan Saat Membeli Rumah

  1. Ketahui Reputasi Developer

Ketika Anda ingin membeli sebuah rumah melalui developer, jangan terburu-buru memilih developer. Karena dapat menimbulkan sejumlah kerugian yang tidak kita inginkan. Risiko yang Anda tanggung pada saat pembelian rumah sangat besar, meskipun dilakukan dengan cara kredit.

Di mana Anda harus melunasi rumah tersebut bahkan hal itu bisa terjadi sebelum rumah dibangun oleh pihak developer. Oleh karena itu, maka Anda harus pastikan memilih developer yang memiliki reputasi baik dan kinerja yang bertanggung jawab. Sehingga semua proses pembelian dapat berjalan lancar.

  1. Sebelum Disetujui Pihak KPR, Jangan Bayar DP

Sebelum KPR Anda disetujui oleh pihak bank, sebaiknya jangan pernah membayar sejumlah DP kepada pihak developer. Meskipun pihak developer telah bekerjasama dengan pihak bank, tempat Anda untuk mengajukan KPR. Namun, Anda tidak akan memiliki jaminan akan disetujui oleh pihak bank.

Oleh karena itu, hindari membayar DP sebelum adanya persetujuan. Sebab, sudah terdapat banyak kasus, dimana DP sudah dibayarkan namun KPR ditolak oleh pihak bank. Nah, jika terjadi seperti itu maka sejumlah DP akan sulit kembali dan biasanya akan dipotong berapa persen dari pihak developer.

  1. Hindari Melakukan Transaksi di Bawah Tangan

Jangan pernah melakukan transaksi dibawah tangan, karena dapat berisiko dan menimbulkan banyak kerugian. Lakukan sesuai dengan prosedur, Jika memang Anda membeli rumah yang masih diagunkan bank, sebaiknya melakukan pengalihan kredit di bank yang dikuatkan dari akta notaris. Sehingga kedepannya tidak terjadi suatu masalah.

  1. Tidak Dapat Melakukan Take Over Karena Sertifikat Rumah Belum Jadi

Mungkin banyak alasan Anda ingin melakukan take over ke bank lain, dari yang saat ini digunakan untuk KPR. Namun, hal ini biasanya akan sulit dilakukan. Karena pada umumnya bank akan meminta sertifikat atas nama Anda pada saat mengajukan untuk take over kepada mereka.

Apabila sertifikat kepemilikan tanah dari developer belum dilakukan pengalihan, maka kemungkinan besar Anda tidak dapat melakukan take over. Hal itu, harus Anda pertimbangkan sejak awal ketika memilih bank sebagai sumber untuk KPR Anda membeli rumah.

  1. Jadwal Pembangunan Rumah tidak Sesuai Jadwal

Biasanya ini risiko yang sering terjadi saat membeli rumah melalui developer, dimana Anda akan berhadapan dengan beberapa risiko berikut ini:

  • Rumah tidak jadi sesuai dengan target, padahal proses pembayaran sudah diselesaikan.
  • Pembangunan rumah selesai namun tidak sesuai dengan standar atau spesifikasi di awal.

Agar terhindar dari masalah tersebut, maka Anda harus pastikan untuk memilih developer yang sudah handal dan terpercaya. Selain itu, cari developer yang memiliki reputasi baik dalam bisnis yang  sedang dijalankan.

Beberapa penjelasan tentang keuntungan membeli rumah melalui developer di atas, semoga dapat memberikan gambaran bagi Anda yang ingin membeli rumah. Paling tidak Anda sudah mengetahui beberapa tips memilih developer yang terpercaya, sehingga proses pembelian rumah yang Anda lakukan dapat berjalan lancar.