Teknologi e-Commerce yang Semakin Berkembang

Teknologi e-Commerce yang Semakin Berkembang

Lifestyle

Pada era modern sekarang ini, banyak orang yang memerlukan sebuah alat bantu yang efisien dan praktis, untuk mempermudah Anda melakukan berbagai aktivitas. Teknologi memiliki peranan yang sangat penting untuk menopang kemudahan itu. Telah banyak teknologi yang dibuat oleh manusia untuk mewujudkan kemauan manusia itu sendiri. Misalnya teknologi elektronik yang membuat Anda lebih mudah ketika melakukan proses dagang yakni teknologi e-commerce.

Seiring dengan berjalannya waktu, internet dan teknologi telah semakin berkembang dan jadi salah satu alat atau media yang dipakai untuk berbagai kebutuhan. Salah satu contoh dari fungsi teknologi yang dilengkapi dengan kegunaan internet merupakan e-commerce. e-Commerce atau yang sering dikenal sebagai perdangangan elekronik atau electronic commerce adalah penjualan, pembelian, penyebaran, pemasaran barang dan jasa dengan sistem elektronik.

e-Commerce dapat mencakup transfer dana elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, sistem pengumpulan data otomatis dan pertukaran data elektronik. e-Commerce atau dikenal juga dengan perdagangan elektronik adalah kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, pembelian, pemasaran barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti internet atau jaringan komputer. Pelayanan dalam interaksi e-commerce bisa dilakukan melalui tiga cara yakni memakai web, telepon, browser, atau chatting.

Dalam beberapa tahun belakangan, bagaimana juga e-commerce sudah jauh lebih canggih. Bisnis e-commerce saat ini menawarkan toko online atau online shop yang memudahkan pelanggan, dimana pelanggan bisa mengakses berbagai produk, pemesanan, pilihan cara pengiriman yang dibutuhkan dan membayar menggunakan kartu kredit, transfer antar Bank, hingga uang elektronik. Bahkan melalui situs e-commerce juga bisa beli pulsa online, bisa melakukan pembayaran listrik, voucher game, TV kabel, cicilan kendaraan, asuransi dan lain sebagainya.

Sebelum hadirnya internet, pelaku kegiatan ekonomi melakukan aktivitasnya dengan cara tradisional. Mulai dari belanja, dagang bahkan kegiatan lelang juga dilakukan dengan langsung bertatap muka. Seperti para konsumen yang beli barang di toko atau terlihat secara fisik sehingga ada pertemuan antara pembeli dan pedagang. Proses tawar menawar, transaksi dan strategi pedagang untuk memikat konsumen juga terlihat nyata.

Tetapi berkat hadirnya internet terciptalah teknologi perdagangan online yang terhubung dengan sistem yang umumnya disebut online shop atau perdagangan elektronik (e-Commerce). Dari remaja sampai dewasa telah mengenal online shop ini, apalagi ditambah dengan hadirnya fasilitas penunjang seperti smartphone atau tablet. Perekonomian sebuah negara bisa dilihat dari perkembangan teknologi di negara itu sendiri. Semakin maju perkembangan teknologinya maka semakin tinggi juga pertumbuhan ekonomi negara itu.

Tetapi sekali lagi, berkembangnya teknologi informasi ini juga mempunyai sisi negatif. Misalnya di negara Indonesia sendiri, yang masih ramai penyalahgunaan teknologi dalam tindak kejahatan, khususnya teknologi perdagangan ini atau e-commerce. Walaupun pada mulanya dibuat untuk menghasilkan hasil yang positif, di lain sisi juga memungkinkan dipakai untuk hal negatif. Di bawah ini ada sejumlah dampak negatif dan positif e-commerce untuk konsumen. Dampak positifnya adalah lebih mudah cepat dan nyaman dalam pembelian, pemilihan produk, peningkatan layanan, mempunyai lebih banyak akses, efisiensi waktu dan biaya promosi dari produk yang dipasarkan sebab tersedianya informasi menyeluruh di internet.

Semakin banyak orang yang bekerja dan berkegiatan di rumah dengan memakai internet berarti mengurangi perjalanan untuk belanja, bekerja dan kegiatan lainnya. Lalu dampak negatifnya adalah tidak semua orang memiliki akses internet, konsumen khawair penjual yang belum dikenal, foto produk kurang jelas, kurang aman ketika melakukan transaksi dan sering menjadi sarana untuk melakukan tindak kejahatan, terutama penipuan. Maka bisa dilihat dari perbedaan efek positif dan negatif di atas, di sisi positif, diketahui bahwa dengan memakai e-commerce pembeli bisa melakukan transaksi pembelian dengan lebih leluasa.

Terutama dalam membandingkan dan memilih produk yang ingin dibeli. Manfaat yang diambil dari pemakaian e-commerce untuk perusahaan adalah peningkatan omzet penjualan, menambah jumlah pelanggan, membuat jangkauan bisnis semakin luas, sarana promosi, peluang bisnis baru, kemudahan dan review pelanggan. Hal ini membuat perusahaan sanggup memberikan layanan yang cepatb dan terbaik untuk para pelanggan. Dengan begitu, pembeli bisa memperoleh produk yang tepat, baik harga juga fiturnya.

Sedangkan pada untuk sisi kerugian telah mulai berkurang. Sebab seiring dengan berkembangnya teknologi, maka keamanan situs e-commerce juga semakin baik. Melalui banyaknya informasi dan komunitas pemakai ecommerce membuat makin banyak tersedianya infrastruktur internet. Hal ini tentu membuat kerugian yang berpotensi dialami pembeli bisa semakin berkurang.

Berdasarkan data dari lembaga riset, pasar e-commerce Indonesia bisa semakin meningkat dan lebih tinggi daripada negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia, Vietnam dan Filipina. Sejumlah contoh perusahaan yang sudah menjadi “raksasa” dalam e-commerce Indonesia adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan masih banyak lagi. Perusahaan tersebut sukses memanfaatkan peluang pasar e-commerce di Indonesia yang dalam beberapa tahun belakangan ini sedang naik daun.