Review GoMassage Begini Alur Penerimaan Para Terapis untuk Menjadi Pekerja Profesional

Review GoMassage Begini Alur Penerimaan Para Terapis untuk Menjadi Pekerja Profesional

Lifestyle

Review GoMassage sepertinya tidak pernah berhenti diberikan oleh para penggunanya. Hal itu disebabkan oleh pelayanan baik yang diberikan oleh para terapis atau tukang pijat. Salah satu fitur yang bisa kamu dapatkan dari memakai GoLife ini sangat membantu. Apalagi bagi kamu yang memiliki banyak kegiatan sehingga tidak memungkinkan untuk pergi ke tempat spa atau tempat pijat lainnya. Selain kemudahan yang didapat dari menggunakan Go Massage, layanan ini juga ditunjang oleh keterampilan yang dimiliki oleh para terapis. Para tukang pijat yang bertugas juga tidak bisa asal bekerja. Mereka perlu melewati dan memenuhi beberapa macam persyaratan hingga akhirnya diterima untuk bekerja di Go Massage.

Background Check

Syarat atau tahap pertama yang perlu dilalui oleh para terapis adalah background check. Tahap ini juga dilewati oleh hampir seluruh pencari kerja. Latar belakang calon pegawai dilihat terlebih dahulu. Apakah kegiatan atau pengalamannya selama ini mendukung pekerjaan yang akan disandang atau tidak. Biasanya, pihak HRD atau supervisor akan menelaah tiap resume atau CV yang dikirimkan oleh para calon terapis. Setelah CV atau resume tersebut dirasa layak, maka calon terapis akan dipanggil untuk menjalani proses atau tahap selanjutnya.

Wawancara

Selanjutnya, para terapis yang lolos di bagian background check akan menjalani tahap wawancara. Tahap ini dilakukan agar pihak HRD atau supervisor bisa memastikan bahwa informasi yang dilampirkan pada saat background check memang benar adanya dan tidak ada unsur kepalsuan sama sekali. Melalui wawancara, pihak HRD atau supervisor juga ingin mengetahui bagaimana karakter calon terapis yang akan bekerja. Hal ini dikarenakan, selain menjual jasa pijat, terapis juga diharap bisa menjadi pegawai yang ramah sehingga nantinya para pelanggan tidak jera untuk menggunakan Go Massage.

Praktik

Tahap selanjutnya yang perlu dilakukan oleh para calon terapis adalah melakukan demo atau praktik kerja pemijatan. Pada tahap ini, kemampuan para terapis untuk melakukan pijatan akan diuji. Hal ini dilakukan untuk menilai sejauh mana kemampuan sebenarnya yang dimiliki oleh para terapis. Dengan melakukan praktik ini, pihak HRD atau supervisor menjadi tahu program pelatihan seperti apa yang sebaiknya dilakukan oleh para calon terapis.

Training

Tahap terakhir yang harus dilalui oleh para terapis sebelum terjun langsung melayani pelanggan adalah dengan mengikuti training atau pelatihan. Hal ini dilakukan untuk menyamaratakan kemampuan yang dimiliki oleh tiap-tiap calon terapis. Pihak Go Massage tidak ingin terjadi adanya perbedaan layanan yang dapat menyebabkan jumlah pelanggan semakin menurun. Semakin rata dan baik kemampuan yang dimiliki oleh tiap terapis, maka akan semakin baik pula kualitas yang akan diberikan oleh pegawai kepada para pelanggan.

Tahap-tahap di atas yang menjadikan layanan Go Massage sangat profesional. Sedikit sekali testimoni buruk yang diberikan oleh orang lain. Bahkan bisa dibilang tidak ada. selain melalui tahap-tahap yang telah dijelaskan, para terapis juga akan selalu dipantau oleh para supervisor. Bila ada terapis yang bekerja tidak sesuai dengan ketentuan, maka terapis tersebut akan mendapat sanksi.

Kamu bisa memilih berbagai macam jenis pijatan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Kamu bisa memilih express massage, body massage, beauty massage dan jenis pijatan yang lain. durasi atau berapa lama waktu pijatan yang kamu inginkan juga bisa dipilih secara bebas. Go Massage menyediakan durasi sebanyak 60 menit, 90 menit dan 120 menit.