Cara Layering Skincare yang Tepat

Cara Layering Skincare yang Tepat

Kesehatan

Layering skincare atau menumpuk sejumlah produk skincare dipercaya bisa menjadi resep-resep membuat kulit jadi lebih glowing dan sehat. Ternyata, menggunakan skincare belum jadi kebiasaan untuk banyak orang. Sayangnya, banyak orang yang belum paham cara pemilihan skincare dan cenderung hanya ikut-ikutan. Tapi tidak semua orang benar-benar mengerti bagaimana cara melakukannya, khususnya para pemula yang baru memasuki dunia skincare. Apakah kulit Anda memiliki jerawat, tidak cerah atau kusam, ada noda bandel di wajah atau memiliki masalah penuaan.

Ada skin care yang langsung bereaksi dengan mengakibatkan iritasi, jerawat atau rasa kering berlebih secara langsung ketika digunakan. Tetapi ada juga yang baru bereaksi negatif dalam waktu beberapa minggu atau bulan sesudah penggunaan. Anda harus cermati tanda-tanda ini. Jika tidak cocok, segera hentikan penggunaan. Ini merupakan beberapa permasalahan yang dapat jadi pertimbangan tambahan ketika memilih produk skincare. Supaya tidak salah, berikut ini resep-resep layering skincare yang tepat.

  • Mulai dengan Produk yang Ringan

Cara layering skincare yang pertama adalah dengan mulai memakai produk yang ringan. Setelah toner, Anda dapat melanjutkannya dengan memakai serum. Menurut Ranella Hirsch, dokter kulit bersertifikat di Boston, serum adalah produk skincare ringan yang bisa memberi bahan-bahan aktif pada area dalam kulit dengan cara paling efisien.

Anda dapat memilih dua atau tiga serum yang pas dengan masalah kulit yang Anda miliki. Serum yang mempunyai kandungan peptida di dalamnya umumnya ditujukan agar mengatasi kerutan. Bagi pemilik kulit berminyak, Anda dapat mencoba memakai serum dengan kandungan asam salisilat. Sedangkan agar mengatasi kemerahan, Anda dapat memilih serum yang mempunyai kandungan lidah buaya atau licorice.

  • Berikan Jeda Saat Layering Skincare

Cara layering skincare berikutnya adalah dengan memberikan selang waktu antara produk satu dan lainnya. Misalnya Anda memakai toner yang dapat berguna untuk mengatasi sel kulit mati dan melembapkan kulit, sehingga bisa membuat rangkaian skincare Anda selanjutnya bisa menyerap lebih maksimal dalam kulit. Bila Anda ingin memaksimalkan fungsinya, biarkan toner tersebut menyerap terlebih dahulu ke dalam kulit. Beri jeda paling tidak satu menit sebelum melanjutkan ke produk skincare berikutnya.

  • Tambahkan Antioksidan

Cara layering skincare setelahnya adalah menambahkan produk skincare yang memiliki kandungan antioksidan, seperti vitamin C. Vitamin C merupakan salah satu kandungan yang diperlukan oleh kulit agar membuatnya jadi lebih cerah, memproteksi terhadap kerusakan karena sinar matahari, serta menambah produksi kolagen. Ahli kimia kosmetik, Ni’Kita Wilson menyarankan pemakaian serum vitamin C yang kuat. tetapi perlu diingat agar tidak bersamaan dengan toner atau pelembap yang memiliki kandungan asam alfa hidroksi, seperti glikolat.

  • Kunci Rangkaian Skincare dengan Pelembab

Cara layering skincare berikutnya adalah dengan menguncinya memakai pelembap. Sekalipun Anda memiliki kulit berminyak, Anda juga memerlukan pelembap untuk hidrasi kulit dan membuatnya lebih sehat. Untuk pemilik kulit berminyak, Anda dapat mencari pelembap dengan basis gel ringan yang memang diperuntukkan bagi kulit berminyak. Sedangkan bagi pemilik kulit kering Anda dapat memakai pelembap yang bisa lebih melembapkan kulit dan mencegah dari dehidrasi.

  • Tambahkan Minyak

Cara layering skincare setelahnya adalah dengan menambahkan skincare yang mempunyai kandungan minyak di dalamnya. Jangan terlalu banyak menambahkan, sebab nantinya justru bisa menyumbat pori-pori. Sedikit minyak pada rangkaian skincare Anda bisa membuat kulit jadi tampak lebih glowing. Sesudah krim, oleskan sedikit skincare yang mempunyai kandungan minyak di atasnya. Tetapi bila Anda telah memakai lebih dari dua serum sebelumnya, langkah ini dapat Anda lewatkan.

  • Katahui Kapan Harus Berhenti

Cara layering skincare yang ketujuh adalah mengetahui kondisi kulit yang Anda miliki dan jangan memaksakan bila tahu kulit Anda tidak bisa menerimanya. Jika Anda mempunyai kulit sensitif maka Anda harus lebih berhati-hati. Anda dapat mencoba memakai pelembap ringan bebas pewangi bila kulit sensitif Anda memerah sesudah penggunaan salah satu produk skincare. Setelahnya baru pakai serum di atasnya. Tetapi terkadang cara itu juga dapat menyebabkan iritasi jadi Anda tetap harus hati-hati.

  • Gunakan Tabir Surya

Cara layering skincare yang kedelapan adalah dengan tidak melewatkan pemakaian tabir surya. Jeannette Graf, dokter kulit dengan sertifikat di Great Neck, Amerika Serikat mengatakan bahwa tabir surya penting dipakai sebagai langkah terakhir dalam rangkaian skincare pagi Anda.

  • Akhiri dengan Retinol

Cara layering skincare yang terakhir dengan mengakhiri rangkaian skincare malam Anda dengan produk yang mengandung retinol. Retinol bisa membuat kulit Anda jadi tampk lebih awet muda. Tetapi harus diingat untuk tidak memakai retinol di siang hari dan tidak memasangkannya dengan sejumlah kandungan lain, seperti asam salislat dan vitamin C. Nussbaum juga mengatakan, bila memakai retinol maka Anda harus melewatkan produk eksfoliasi kulit dua hari sesudahnya.