Susu Morinaga Chil School Soya Rasa Madu

Aturan Memberikan Susu Morinaga Chil School Soya Rasa Madu dan Cara Penyimpanannya

Kesehatan

Salah satu asupan makanan tambahan bagi si kecil yaitu susu formula yang dilengkapi dengan nutrisi yang melimpah. Wajar saja jika para orangtua menjadikan susu formula sebagai makanan pendamping yang terjamin kandungan gizi dan vitaminnya. Meskipun Anda memberikan susu yang berkualitas tinggi seperti susu Morinaga Chil School Soya Madu, sangat disarankan bahwa Anda harus memperhatikan aturan minumnya.

Sebagai produsen susu bayi yang terkenal, Morinaga terus menerus mengeluarkan produk susu berkualitas yang baik dikonsumsi si kecil karena kandungan nutrisinya yang sesuai kebutuhan buah hati. Di dalam susu Morinaga dilengkapi dengan kandungan mikronutrien dan makro yang dapat memaksimalkan pertumbuhan bagi anak.

Meskipun harga yang ditawarkan cenderung lebih mahal dibandingkan dengan susu yang lainnya, namun tentu para orang tua rela mengeluarkan banyak uangnya demi memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Selain itu orang tua tidak diperkenankan untuk memberikan susu tanpa memperhatikan aturan. Berikut ini ada beberapa aturan dalam memberikan susu formula yang dapat diikuti:

  1. Frekuensi dan jumlah susu formula harus seimbang

Jika dibandingkan dengan ASI, susu formula akan jauh lebih sulit untuk dicerna pada pencernaan si kecil. Sebab itu memberikan susu formula terlalu sering tidak dianjurkan. Pemberian susu formula Morinaga tidak boleh melebihi 960ml setiap harinya. Jika Anda memberikan susu dengan frekuensi dan jumlah yang tidak seimbang atau melebihi 960ml, maka hal ini dapat memicu obesitas pada anak.

  1. Jangan memberikan susu ketika bayi sedang makan

Jika anak sedang mengkonsumsi makanan pokok, sebaiknya Anda tidak memberikan minum berupa susu, supaya anak tidak mudah kenyang. Jika Anda memberikan makanan pokok dan susu secara bersamaan, hal ini bisa berakibat makanan pokok yang Anda berikan tidak akan habis karena kandungan susu yang Anda berikan membuat si kecil merasa kenyang. Anda bisa memberikan minum berupa air putih atau teh hangat ketika si kecil sedang makan.

  1. Kebersihan pada botol susu

Selain memperhatikan jumlah dan frekuensi susu formula, para orang tua juga sangat disarankan untuk menjaga kebersihan botol susu supaya selalu dalam kondisi steril. Sisa-sisa susu yang menempel pada bagian botol dapat menimbulkan bakteri dan kuman. Hal ini bisa memicu adanya resiko penyakit yang menyerang buah hati Anda.

  1. Simpan ditempat yang sejuk

Susu formula memang akan lebih mudah rusak jika penyimpanan tidak dilakukan dengan benar. Penyimpangan yang tidak dianjurkan yaitu menyimpannya di tempat yang panas atau tersorot sinar matahari secara langsung maupun menyimpan di tempat yang dingin seperti di dalam kulkas. Sementara tempat penyimpanan susu formula yang paling tepat yaitu di tempat yang kering dan sejuk.

  1. Tutup kemasan susu formula dengan rapat

Setelah Anda selesai memberikan susu formula kepada buah hati, Anda harus menutup kemasan susu formula dengan rapat supaya tidak ada udara yang masuk maupun kotoran seperti debu. jika Anda tidak menutup kemasan dengan rapat maka susu akan terkontaminasi dengan debu maupun benda lain yang dapat berpengaruh pada kesehatannya. Hal ini harus diwaspadai dengan baik karena usia bayi akan cenderung lebih mudah terserang penyakit karena kekebalan tubuh yang masih dalam masa pembentukan.

Aturan penyajian susu formula yang dilakukan dengan tepat maka susu yang dikonsumsi si kecil bisa memberikan manfaat dalam memenuhi segala kebutuhan nutrisinya, termasuk membuat tumbuh kembang si kecil dapat berjalan dengan lancar. Meskipun susu formula dijadikan sebagai makanan pelengkap, namun para orang tua juga harus memperhatikan makanan pokok si kecil secara teratur.